Skip to main content

PRIORITAS !

Kuliah Kerja Kuliah Kerja Kuliah kerja  ?
Kerja Kuliah Kerja Kuliah Kerja Kuliah ?

Entahlah dua kalimat tersebut bisa kalian bolak-balik dan mudah di ucap, tapi bisakah kalian prioritaskan dua-duanya ? -_____________________-
Bisa Insya Allah bro dan sis, saya menjalani dua-duanya. Capek ga ? ditambah lagi agak salah jurusan *kenapa curhat* yg pasti CAPE pake bangett cuma sekarang bukan saatnya ngeluh wong udah keputusan dari awal buat apa di sesali terlebih lagi dapet dukungan penuh dari ibu bapak yg im so love them

Dari dulu saya emng selalu PD (percaya diri) atas segala hal tentang restu orangtua,kalo udh dapet restu mereka bawaanya tenang aja tetep sih "Bad Think" selalu mewarnai kegalauan tentang masa depan kebayang2 kalo gagal "gimana ya IP semster ini ?" wisuda gue tepat waktu ga ya ?" bisakerja di perusahaan besar itu ga ya? " Ahhhhhhhh banyak sekali yang terbayang-bayang dalam benak saya dan mungkin anda semua pun sama :)
Coba deh nikmat apa yg udah kalian dapet selama menjalankan keduanya ?? Coba apa....tik....tok....tik....tok....tik...tok........ " PERJUANGAN"

Iya perjuangan, ini perjuangan bukan sembarang perjuangan yang berjuangan buat ngejar-ngejar cewek terfamous atau cowo terkeren  di kampus Aiaaaaaaaaaaaaaaaaa masih zaman -______-. Ini "Perjuangan Hidup" bersyukur lah kalian semua yang telah memiliki kesempatan ini karna dari muda sudah bisa merasakan nikmatnya perjuangan hidup. Belajar bagi waktu, memanfaatkan waktu sebaik mungkin, prioritaskan mana kerja dan kuliah,hehehehehehe Nikmat bukan ? Ingat teman niat kita baik pasti di permudah Allah swt.. Yakin..Hamasah yaaaa !!!semangatin aku dong *uhuiii*


Ya, niat kita sama teman-teman pasti untuk Orang Tua dan Masa depan sukses!! Kapan lagi sebagai anak bisa bantu orang tua yaaa meskipun dgn hal-hal kecil semacam kuliah sambil kerja untuk bantu-bantu sedikit keringanan orang tua.. Segala yg kita perjuangkan akan berbuah manis ke depannya :)

Kalo kata pak Mario Teguh juga baik studi dan karir itu akan mendatangkan cinta yang baik,hayooooo siapa mau ? Aku mauuuuuuuuuuu . Iya pasti seorang lelaki mau berjodoh dengan wanita berpendidikan baik dlm agama dan wawasan lain nahh wanita pun juga mau berjodoh dgn pria yg seperti itu apalagi pria itu adalah "Seorang pemimpin" dalam keluarga jadi harussssssss cerdas untuk menghasilkan penghasilan yang halal dan barokah untuk istri dan anak. Tuh emang deh ilmu tuh berpengaruh banget buat kehidupan ini !

".....Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.(Al Mujadalah (58):11)"
Ayo tetap semangatttt !!! hap......hap....hap 


Pulogadung | Silvi Septiani

Comments

  1. Semangaaatt.. Saya juga pernah begitu kok, kuliah tapi sambil kerja, gak ada yang lebih prioritas dari keduanya, karena menyangkut masa depan. Ya capek dikit gpp lah, yang penting selalu jaga kesehatan aja ^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah seperjuangan yaa kita :)
      terimaksih terimaksih, selalu jaga kesehatan pastinyaaa (y)

      Delete
  2. Iya, keduanya bisa diprioritaskan. apalagi bagi mereka yg berada pada keadaan "jika gak bekerja, uang kuliah nggak kebayar", maka keduanya harus seimbang dan sama-sama diprioritaskan. Memang bakalan letih, tapi salah satu kebahagian tertinggi kan adalah kebahagian yg didapat setelah berletih-letih. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. seperti kutipan ini "Berlelah-lelahlah, manisnya hidup terasa setelah lelah berjuang. (Imam Syafii)". Semangatttt jugaaa :)

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Dibalik Kesibukan Kita

Kata seseorang, “Kata sibuk hanya keluar dari seseorang yang tidak bisa mengatur waktunya.”  Aku rasa kita bukanlah orang-orang sibuk, kita hanyalah orang yang diberikan bagitu banyak aktivitas. Mungkin kita lelah, tapi aku rasa itu adalah sebuah bentuk perlindungan yang manis. Bila kita mau memahami dari sudut pandang yang berbeda. Bila Allah memberikan begitu banyak amanah kepada kita, tidak hanya urusan diri sendiri, tapi juga amanah orang lain. Mungkin itu adalah sebuah bentuk perlindungan-Nya agar pikiran kita tidak terbang kemana-mana. Dia membuat waktu kita penuh dengan hal-hal yang bermanfaat. Pikiran kita dicurahkan untuk hal-hal yang jauh lebih penting daripada sekedar melamunkan seseorang. Membayang-bayangkan masa depan. Padahal masa depan itu adalah hari ini. Hari yang sedang kita jalani. Allah tidak ingin membiarkan kita memikirkan seseorang. Meski seseorang itu benar, tapi memikirkannya berlebihan bukanlah sebuah hal baik. Meski seseorang itu takdir, t...

Quotes by Ustadz Salim A Fillah

"Alangkah seringnya  Mentergesai kenikmatan tanpa ikatan  Membuat detik-detik di depan terasa hambar  Belajar dari ahli puasa  Ada dua kebahagiaan baginya  Saat berbuka  Dan saat Allah menyapa lembut memberikan pahala  Inilah puasa panjang syahwatku  Kekuatan ada pada menahan  Dan rasa nikmat itu terasa, di waktu buka yang penuh kejutan  Coba saja  Kalau Allah yang menghalalkan  Setitis cicipan surga  Kan menjadi shadaqah berpahala  Buku ini dipersembahkan untuk mereka yang lagi jatuh hati atau sedang pacaran bersama doi yang dipenuhi hasrat nikah dini tapi belum bernyali yang sedang menjalani proses penuh liku dan yang ingin melanggengkan masa-masa indah pernikahannya...”  ―  Salim Akhukum Fillah ,  Nikmatnya Pacaran Setelah Pernikahan “Ada kata yang merangkum kesetaraan, perhatian, & cinta! Laki-laki & Perempuan saling mengenal, saling memahami, sal...

Pegangan Hidup - Prof Buya Hamka

Pernah di zaman Nabi Muhammad SAW didalam riwayat ada diceritakan Pada suatu hari kira-kira  pukul 09.00 pagi sepenggalah matahari naik , Rasul SAW berjalan dari rumahnya menuju mesjid ke dalam mesjid beliau yang mulia di madinah, ketika itu biasanya ada juga orang yang sembahyang di mesjid, sembahyang sunnah dhuha tapi umumnya masyarakat  sudah keluar dari rumahnya pagi-pagi bekerja menurut bidang masaing-masing, ada yang pergi bertani, yang pergi berniaga, yang pergi menggembalakan unta atau kambingnya, tinggallah beberapa orang saja.  Beliau lihat di sudut mesjid ada satu orang pemuda sedang duduk tafakkur termenung, mukanya kelihatan muram saja menunjukkan kesedihan yang terpendam dalam hatinya, Rasul SAW mendekat kepada pemuda yang tafakkur itu….Setelah dilihatnya Rasul SAW datang, dia pun menengadahkan  muka.  Rasul Saw pun bertanya: “mengapa disaat begini, engkau duduk tafakkur di dalam mesjid dan wajah mu kelihatan ada menampa...