Skip to main content
Assalammualaikum Warahmatullahi Wabarokatuh :)


Selamat datang di Blog yang membuat anda kurang kerjaan sekali membacanya hahahaha, buat yang mulai kepo siapa sosok Silvi Septiani baiklah akan gue bocorkan kepada kalian semuaaaaa *bochorrr*bochorrr* :D

Are you ready ??? (Setel dangdut mix , pemanasan kaki )
Perkenalkan, nama gue Silvi Septiani yang mukannya 11:20 lah sama Olivia Jensen *ini parah banget perbandingannya *ga perlu tanya arti nama gue itu apa karna gue sendiri pun gatau artinya apa zzzzzZzzzzzz gue pernah nanya sama ibu gue, begini sedikit dialognya :
Gue : Bu, arti nama kaka apa sih bu ?
Ibu  : Ada kok artinya..
Gue : Iya apa bu artinya ?
Ibu : Ada kok kan sept nya dari bulan lahir kamu ka
Gue :*Heningggg seketika*
Ohyaaa saat ini gue kuliah di BSI Jatiwaringin jam Sore dengan jurusan seribu umat yaitu Manajemen Informatika yaa gitu deh belajarnya ga jauh dari dunia persilatan ehhhh maksud gue Komputerisasi belajarnya yaa Php tapiii please jangan cap gue sebagai Php (Pemberi Harapan Palsu) dalam menjalin hubungan kamu serius aku juga bisa lebih seriius *alahhh* kembali ketopik awal kenapa gue ambil sore karna paginya gue kerja (kejar setoran biar cepet nikah )  hahaha Gue kerja di PT FSCM Mfg, dari segi kerja dan kuliah sebenernya mah gue ga bakat nulis tapi yaaa gimana yaaa ga salah juga kan :p Sekian perkenalannnya jangan terlalu banyak ah taunya nanti kamu ngefans lagi ckckck ^^

Selamat membaca, selamat menikmati tulisan yang mungkin membuang waktu kalian.Terima kritik dan saran kalian, untuk kalian yng karyanya mau di publikasikan di blog gue silahkan hubungi ke silvi.sept17@gmail.com atau hubungi sosial media Fb : Silvi Septiani atau Twitter :@silvisept







Salam
Sisil


Comments

Popular posts from this blog

Dibalik Kesibukan Kita

Kata seseorang, “Kata sibuk hanya keluar dari seseorang yang tidak bisa mengatur waktunya.”  Aku rasa kita bukanlah orang-orang sibuk, kita hanyalah orang yang diberikan bagitu banyak aktivitas. Mungkin kita lelah, tapi aku rasa itu adalah sebuah bentuk perlindungan yang manis. Bila kita mau memahami dari sudut pandang yang berbeda. Bila Allah memberikan begitu banyak amanah kepada kita, tidak hanya urusan diri sendiri, tapi juga amanah orang lain. Mungkin itu adalah sebuah bentuk perlindungan-Nya agar pikiran kita tidak terbang kemana-mana. Dia membuat waktu kita penuh dengan hal-hal yang bermanfaat. Pikiran kita dicurahkan untuk hal-hal yang jauh lebih penting daripada sekedar melamunkan seseorang. Membayang-bayangkan masa depan. Padahal masa depan itu adalah hari ini. Hari yang sedang kita jalani. Allah tidak ingin membiarkan kita memikirkan seseorang. Meski seseorang itu benar, tapi memikirkannya berlebihan bukanlah sebuah hal baik. Meski seseorang itu takdir, t...

Quotes by Ustadz Salim A Fillah

"Alangkah seringnya  Mentergesai kenikmatan tanpa ikatan  Membuat detik-detik di depan terasa hambar  Belajar dari ahli puasa  Ada dua kebahagiaan baginya  Saat berbuka  Dan saat Allah menyapa lembut memberikan pahala  Inilah puasa panjang syahwatku  Kekuatan ada pada menahan  Dan rasa nikmat itu terasa, di waktu buka yang penuh kejutan  Coba saja  Kalau Allah yang menghalalkan  Setitis cicipan surga  Kan menjadi shadaqah berpahala  Buku ini dipersembahkan untuk mereka yang lagi jatuh hati atau sedang pacaran bersama doi yang dipenuhi hasrat nikah dini tapi belum bernyali yang sedang menjalani proses penuh liku dan yang ingin melanggengkan masa-masa indah pernikahannya...”  ―  Salim Akhukum Fillah ,  Nikmatnya Pacaran Setelah Pernikahan “Ada kata yang merangkum kesetaraan, perhatian, & cinta! Laki-laki & Perempuan saling mengenal, saling memahami, sal...

Pegangan Hidup - Prof Buya Hamka

Pernah di zaman Nabi Muhammad SAW didalam riwayat ada diceritakan Pada suatu hari kira-kira  pukul 09.00 pagi sepenggalah matahari naik , Rasul SAW berjalan dari rumahnya menuju mesjid ke dalam mesjid beliau yang mulia di madinah, ketika itu biasanya ada juga orang yang sembahyang di mesjid, sembahyang sunnah dhuha tapi umumnya masyarakat  sudah keluar dari rumahnya pagi-pagi bekerja menurut bidang masaing-masing, ada yang pergi bertani, yang pergi berniaga, yang pergi menggembalakan unta atau kambingnya, tinggallah beberapa orang saja.  Beliau lihat di sudut mesjid ada satu orang pemuda sedang duduk tafakkur termenung, mukanya kelihatan muram saja menunjukkan kesedihan yang terpendam dalam hatinya, Rasul SAW mendekat kepada pemuda yang tafakkur itu….Setelah dilihatnya Rasul SAW datang, dia pun menengadahkan  muka.  Rasul Saw pun bertanya: “mengapa disaat begini, engkau duduk tafakkur di dalam mesjid dan wajah mu kelihatan ada menampa...